Minggu, 14 Juni 2015
shits are happen
Bukan saya tidak mau mensyukuri apa yang ada dalam hidup saya, saya cuma mau bilang dalam hidup ada saat saat yang yah kita harus terima bahwa Shits are happens.
Bukan saya mau menggugat Tuhan atas apa yang telah terjadi pada diri saya karena merasa tidak adil, bukan. Tuhan Maha Adil tapi kita tidak bisa menghindari takdir buat ketemu beberapa orang brengsek yang masuk dalam hidup kita.
Tuhan itu Maha Adil Maha Mengetahui kok bahwa jerks and bitches are suitable for each other, dan lewat serangkaian kejadian ini saya tahu kamu jerks makanya Tuhan kasih peringatan semenyakitkan ini biar saya cepat sadar saya bukanlah bitches. Saya terlalu berharga buat dihabiskan hidupnya bersama jerk kaya kamu~~~~
Tidak semua kesalahan bisa dimaafkan plis gaes kita manusia kita punya batas bukan Tuhan yang Maha Pengampun.
Kamu yang udah jahat sama saya semoga Tuhan mengampuni kamu. Karena saya sendiri tidak akan bisa memaafkan perbuatan kamu, kenapa?? Karena saya jauh lebih berharga dan tidak pantas diperlakukan seperti itu.
Setiap hari apa yang saya doakan? Saya berdoa supaya saya dikuatkan untuk ikhlas bisa menerima bahwa dalam hidup shits are happen. Saya berdoa supaya diberikan hati yang mudah memaafkan karena saya sendiri tidak akan pernah terim diperlakukan seperti itu. Minta ampun saja sama Tuhan bukan sama saya.
Semoga Tuhan bisa mengampuni kamu jerks. Dan semoga saya dijadikan hambaNya yang lebih baik. Aamiin
Minggu, 16 Maret 2014
The way of li(f)e
Apa yang terlintas di pikiran anda seketika mendengar pernyataan tersebut?.
Jikapun anda seorang muslim/muslimah sudah seharusnya menjadikan Islam for our the way of life...
Jikapun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka akan muncul Pancasila, undang-undang dasar, dan bentuk perundang-undangan yang lain...
Jikapun dalam kehidupan bersosial maka ada budaya,adat,kebiasaan,nilai,norma,etika,kode etik dan lain-lain...
Tapi benarkah kita menjadikan aturan tersebut menjadi the way of life?...
Rasanya tidak ya sepertinya...
Mereka ada untuk apa sih?
Sebagai pelengkap dan bukti bahwa manusia adalah makhluk beradab bukan biadab, dalam kata lain pembeda spesies manusia dan hewan dan tumbuhan serta makhluk lainnya pelengkap alam semesta...
The way of life
Or
The way of li(f)e
?
Saya sendiri merasa terlalu banyak hal yang dipaksakan untuk menjadi manusia "normal" dalam definisi yang dimiliki masyarakat kebanyakan..
Padahal setiap manusia adalah unik.
Tidak ada waktu yang pasti untuk tahu manusia akan lahir kapan meski sudah ada penghitungan hari perkiraan lahir,USG dengan berbagai ukuran yang digunakan, tetap tidak ada yang tahu... apalagi kematian..
Tapi dari aturan aturan tersebut manusia seakan diseragamkan...
Kecuali aturan agama yang mutlak turunnya dari Allah SWT...
Pada akhirnya manusia tidaklah unik jika dipandang sebagai makhluk yang diseragamkan dalam norma...
Pada akhirnya banyak passion dari seorang penari atau pelukis atau anak band yang kandas karena dinilai passion mereka tidak bermasa depan dibandingkan dokter,guru,akuntan,insinyur...
Pada akhirnya segala cara dihalalkan asal kita dianggap normal oleh masyarakat...
Pada akhirnya tak jarang Al-Quran dan Hadist ditinggalkan demi dianggap memiliki kehidupan yang lempeng saja di mata masyarakat yang membenarkan mayoritas dibandingkan memayoritaskan kebenaran...
Saya menulis ini sebagai instrospeksi diri, dimana permulaan itu sulit jika saja kita tidak pernah tahu kapan waktu yang tepat sebelum kita memulai saja melempengkan tujuan hidup kita, kehidupan akhirat yang bahagia. Kebahagiaan hakiki.
Sudah seberapa banyak yang saya habiskan di dunia? Seberapa banyak bekal yang sudah saya siapkan?
Saya rasa siapapun menjawab tidak pernah siap namun tidak pernah sungguh sungguh mempersiapkan.
Semangat datang dari sebuah foto, foto wisuda profesi saya bersama kedua orangtua. Saya merasa saya ini tidak akan pernah bisa sedetikpun membalas cinta mereka kepada saya selama ini. Selain saya menjadi muslimah yang solehah untuk senantiasa menjadi ladang amalan bagi mereka berdua.Ternyata saya begitu penting untuk mereka tidak hanya di dunia fana tapi akhirat.
Iya solehah adalah satu satunya gerbang dari segala jurusan tujuan kehidupan fana, kebahagiaan kehidupan yang hakiki.
Saya berharap dan bersungguh sungguh dapat menjadi anak,istri,ibu,dokter yang solehah. Tanpa memaksakan segala sesuatu untuk menjadi sebiasanya kebanyakan orang.
Setiap orang berhak mencapai tujuannya dan saya rasa tujuan itu adalah kepastian. Hanya saja kita berhak memilih bagaimana cara yang kita tempuh.
The ultimate way of life : Al-quran dan hadist
Not the way of li(f)e
Senin, 03 Maret 2014
Exhausted
Mungkin cuma kata exhausted yang bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Marah kecewa gak akan pernah ada habisnya sebelum saya merasa yeah i am exhausted.
Saya sudah lelah menyalahkan diri sendiri. Saya sudah lelah membuang buang waktu. Saya sudah lelah mencintai tanpa dibalas mencintai. Saya sudah lelah untuk terlalu mudah dipermainkan. Bahkan mungkin saya sudah lelah untuk jatuh cinta.
Saya tidak tahu harus percaya kepada laki laki seperti apa lagi jika kamu saja tidak bisa saya percaya. Pengecut. Pemain perasaan. Pecundang. Pengkhianat.
Saya memang tidak pantas untuk orang seperti kamu. Dia. Atau mereka. Yang hanya sepintas lalu memberi pelajaran. Yang katanya baik baik ternyata sama.Pecundang.dan pemain perasaan.
Saatnya saya percayakan saja sepenuhnya kepada Allah, saya perempuan baik hanya pantas untuk laki laki baik. Bukan untuk pemain perasaan seperti kalian.
Sabtu, 01 Maret 2014
Rabu, 11 Desember 2013
Sebelas Dua Belas Tiga Belas :D
Jadi semacam ada feeling bahwa ada yang saya harus lihat di dunia maya malam ini, saya gak bisa tidur padahal rasa ngantuk udah tak tertahankan. Terpaksa nonton india Jab Tak Hai Jaan yang ya begitulah berharap bisa nangis-nangis meluapkan perasaan *lebey*. Jadi karena gusar gak bisa tidur saya kemudian meminjam ponsel adek saya yang sudah terlelap tapi ya tetep diganti pake simcard sendiri, eh beneran di TL twitter udah rame aja, tweet semacam “Alhamdulillah, selamat dokter bla bla bla... “ kemudian saya gemeteran.
Entahlah saya gemeteran udah gitu aja. Tau sudah ada pengumuman UKDI. Brrr...
Sambil gemeteran saya mencoba membuka situs uk.aipki.kdpi.or.id dengan penuh perjuangan, karena kepaksa harus pake ponsel symbian 60 apa ya? Sementara ini udah jaman si robot hijau yang wus wus wus, ini harus pake model jadul yang lemotnya minta ampun, gemeteran saya makin menjadi setelah akhirnya butuh waktu 15 menit untuk membuka bagian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta *almamater* dan ada deretan nomer nomer ujian peserta yang dinyatakan lulus di sana, semakin dekat dengan nomor urutan saya semakin saya gemetar hebat....
Akhirnya muncul juga nomer 22603101771 di bagian UK CBT Alhamdulillah...
Tapi gemeteran saya gak berhenti sampe situ karena pulsa saya ternyata habis saat mau membuka bagian UK-OSCE, belum lagi sms dari teman yang menanyakan nomer saya, saya panik.. makin panik.. akhirnya terpaksa nggedor kamar mamih, yang gak pernah kekurangan pulsa :D
Congrats dr. Intan Lindia Sari, akhirnya setelah perjuangan panjang sekolah 6 tahun, belajar persiapan 2 bulan sampe ke jakarta naik progo dan pulang naik bogowonto yang penuh perjuangan sampe mau bawa tas ibu ibu sebelah, dan kebawa mimpi ujian OSCE beberapa hari setelahnya, akhirnya saya LULUS... Alhamdulillah.. :D
Alhamdulillahirobbil alamin, segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, yang telah memberikan karunianya yang tidak ternilai harganya, semoga memang saya pantas dan senantiasa dipantaskan akan gelar ini. Berusaha yang terbaik sesuai sumpah dan hati nurani dengan standar yang setinggi tingginya. Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah selanjutnya..
Sumpah dokter yang direncanakan 11 januari ternyata mundur menjadi 25 januari, okelah.. apa mesti diselip sumpah sehidup semati dengan kekasih di depan penghulu? Hahaha sabar, pernikahan butuh persiapan matang, pelan pelan sajaaaa... *ala tantri kotak* :D
Sekali lagi selamat berjuang TS, di tengah tengah cibiran masyarakat kepada kita karena adanya pembentukan opini oleh media, selamat atas gelar barunya, selamat atas kemenangan kita atas diri kita sendiri, atas perjuangan kita sebelum ini. Semoga kita amanah dan senantiasa tawaddhu atas keilmuan yang kita peroleh ke depannya.. Aamiin ya robbal alamin.
Jumat, 30 Agustus 2013
Berbicara mengenai perasaan...
Sabtu, 16 Februari 2013
dokter mudaku.. dokter mudanya salatiga..
Stase mata adalah stase dimana saya gak mudheng apa apa. Kalo cuma sekadar konjungtivitis, keratitis, sinekia anterior, sinekia posterior, miop, astigmat, hipermetrop, atau presbiop sih oke. tapi kalo udah yang njelimet kaya butuh oftalmoskopi itu udah gw nyerah nyerah nauzubillah. Dokternya baik banget, beliau sahabatan sama konsulen kulit bagaikan mario dan luigi. Sampe berangkat bareng pulang bareng. Dokternya baik tapi kurang transfer ilmu, atau mungkin kami yang males. Tapi untungnya perawat poli udah senior banget udah 10 tahun di poli mata hahaha jadi berasa residen mata deh. Enaknya stase ini adalah berangkat siang pulang cepet gak banyak tugas dokternya nyante kaya di pante.. Stase surga juga sih
Paling enak : konsulen mau seminar, pasien sedikit, konsulen mau kencan sama sahabatnya
Paling ga enak : pas gak bisa balikin palpebra superior, ngetes snellen ga rampung2
Paling berkesan : ujian satu satu sendirian sama konsulen, dan gw demam karena belajarnya gak ketulungan :(
12. stase IKM
Kebagian stase IKM di puskesmas Mlati 2 mungkin adalah sebuah anugerah bagi saya dan teman2 saya yang koplak itu. Bagaimana tidak kami bisa sepato patonya di puskesmas ini, huhahaha. Poin sebanyak banyaknya didapatkan dalam beberapa hari. Hari pertama sih saya sempet tepar karena saya harus mengimunisasi 80 bayi dalam sehari cuma dibantu ambilin obat doang, megangin bayi sendiri, injeksi sendiri, kalo gak bawa minum mungkin saya sudah pingsan. Hari berikutnya sih aman aman saja ya... Di stase ini kami ditujukan untuk mengenali sistem kesehatan di masyarakat. Kompleks banget ya ternyata. Tapi sebenernya ga cukup dipelajari selama beberapa minggu aja ya besok kalo fokus di puskesmas ya masih bisa belajar lagi kok. Di stase ini kami diharuskan membuat mini riset, yanggggg bikin males. Apalagi ada konsulen anak terkiller dari RSUD wonosobo yanggggg super duper hmmmm dahsyat dan kurang masuk akal. dih..
Paling enak : orang puskesmasnya coy apikkan banget
Paling ga enak : presentasi konsulen anak dateng
Paling berkesan : barengan sama peristiwa LP cebongan sleman itu jaraknya cuma beberapa meter aja dari puskesmas, saya ilang di sebuah desa di kecamatan mlati sampe diumumin di mushola karena hape saya susah dihubungin pas saya ngitung jentik nyamuk. :D
Stase ini itu agak aneh ya dibandingin stase lain. Agak unik. Hubungannya sama orang mati dan kriminal. Saya menjalani stase forensik ini di FK UGM dan RSUP dr Sarjito. Awalnya sih agak ngeri ya liat video otopsi tapi saat ngelakuin otopsi beneran ga sengeri di video kok. Oh iya yang seru di stase ini kelompok dari UMY itu paling senior yang lain adalah adek 2009 dari UNTAR dan UGM, stase pertama mereka kebayang lah hecticnya mereka. Oke stase ini itu agak nyentrik, tugasnya gak banyak sih cuma males cari dokternya itu loh agak susah ya apalagi saya punya dokter pembimbing yang disiplin mengharuskan kita jam 3 ada di sana padahal yang lain enggak. Tapi baik sih gak galak kaya yang orang2 ceritain. Selama 3 minggu itu kita hmm berasa diteror bunyi telepon, sms, berita kriminal. Tahanan kota. Enggak enak banget. Pulang darimanapun hape harus dicharge, tidur gak tenang. Absolutely deh coret forensik dari daftar minat spesialis.
Tapi dari stase ini kita tahu banyak tentang kehidupan dan kematian. Bahwa hal sepele saja bisa merenggut nyawa kamu, manusia kalo mati ga ada ubahnya kaya bangkai hewan yang lain abis dimakan belatung jadi ya jangan sombong dan taat ibadah sama gusti Allah. Tugas kita pas otopsi itu dibagi jadi centre dan bayangan. Yang utama kerja ya center yg bayangan sebenernya cuma liat aja. tapi ya karena bareng koass baru stase pertama jadi ya kita maklum mereka agak "hectic" dan menyebalkan karena sering ngerecokin.
Paling enak : ga ada otopsi, ga gantian jadi centre
Paling berkesan : pas on call pernah muter gas vario sampe 100km/jam, gak mikir kalo saya yang ada di meja otopsi :(
14. Stase IKK
Tibalah di stase terakhir saya jadi koass. Kebagian tugas di Wirobrajan, Alhamdulillah deket aja si dari kost. Puskesmasnya enak meski ga seenak sedayu 2 atau mlati 2. Meski stase ini cuma 2 minggu saya setres depresi dengan stase ini. tugasnya si ga seberapa tapi ya itu lah berturut turut saya begadang pagi sebelum subuh bangun buat ngerjain tugas. full 2 minggu kaya gitu gimana ga setres. ditambah konflik konsulen kampus-konsulen puskesmas-konsulen IPE. pusing pokoknya asli.
paling enak : istirahat makan di mi ceker oye
paling ga enak : selama stase gak enak. konsulennya. tugasnya. rempong abis. belum lagi ribut sama pasien gara gara nomer antrian. dih
paling berkesan : stase terakhir






